Hidup ini banyak memberi kita pengalaman, tergantung apakah kita mau mempelajarinya...!


25 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 07 - Mengatasi Writer's Block

NARA SUMBER         : DITTA WIDYA UTAMI, S.Pd., Gr

MODERATOR         : RALIYANTI, S.Sos., M.Pd

HARI / TANGGAL : SENIN / 23 Januari 2023



Hari Senin tanggal 23 Januari 2023, adalah pertemuan pelatihan penulisan KBMN G28 memasuki pertemuan ke 7. Kali ini mengusung tema Writer’s Block. Pematerinya adalah ibu Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr dengan moderator ibu Raliyanti, S.Sos., M.Pd. Sebelum pertemuan dimulai, Omjay selaku founder KBMN PGRI in memberikan semangat, motivasi kepada peserta agar tetap selalu semangat. Karena dengan malas semua impian kita akan buyar. Selain itu Omjay berpesan agar setiap peserta dalam kegiatan menulis ini harus rajin membaca. Itulah amunisi untuk menulis. Mustahil kita bisa menang berperang dengan senapang kosong. Begitu juga dengan membaca, tidak ada orang yang sukses menulis tanpa membaca.

Sekitar jam 19.00, moderator membuka acara pelatihan ini dengan mengawali peserta bersyukur dan berdoa. Setelah itu menyampaikan tata cara atau susunan acara kegiatan malam ini. Seperti biasa, pembukaan, penyampaian materi, tanya jawab dan penutup. Karena sampai acara pertemuan ini selesai, grup ditutup dan hanya bisa diakses oleh admin grup, maka pertanyaan diajukan langsung ke moderator, sehingga moderator yang akan menyampaikan kepada narasumber. Setelah pembukaan itu, moderator menyerahkan sepenuhnya kelas ini ke narasumber yaitu ibu Ditta.


Dalam paparannya, ibu Ditta mengatakan bahwa setiap penulis itu pasti akan mengalami suatu titik jenuh dalam menulis. Mungkin buntu dalam ide, atau tiba saja rasa jenuh untuk menulis. Titik jenuh dalam menulis tersebut, itulah yang dinamakan Writer’s block. Jangankan kita, para penulis besar pun akan mengalami hal yang sama. Nah sekarang ini tergantung kita yang yang akan menyikapinya. Apakah akan kita biarkan saja ataukah akan kita lawan?

Writer’s Block ini merupakan sebuat virus, akan tetapi bukan virus penyakit. Sama seperti virus komputer. Bukan jasad kita yang yang diserangnya tetapi jiwa lebih ke perasaan. Akan timbul saja rasa malas, rasa tidak ingin lagi untuk menulis. Ini yang paling sering pada saat kita melakukan self editing, atau mengedit tulisan kita sendiri. Tulisan ku kok kayak gini ya, apakah nanti ada orang yang membacanya, atau mungkin saja tulisan ku ini akan jadi bahan cemoohan orang-orang ya…!

Ini yang harus kita lawan, harus bisa. Karena persis seperti penyakit, apabila tidak diobati, dia akan menjalar kemana-mana, bukan saja di tempat yang kena sakit, tetapi seluruh tubuh akan sakit. Begitu juga dengan Writer’s block ini, apabila kita biarkan saja, perasaan malas itu akan merasuki seluruh tubuh sehingga sampai kapanpun kita tidak akan mau menulis lagi.

Banyak cara untuk mengatasi kebuntuan menulis ini, tergantung kita maunya yang seperti apa, atau yang mana yang dirasa cocok untuk kita. Satu hal yang harus ditekankan di sini adalah saat Writer’s block itu melanda jangan paksakan diri anda untuk menulis lagi. Istirahatkan dan tinggalkan tulisan tersebut.

Cara-cara yang dapat untuk mengatasi writer’s block adalah : 

  1. Berusahalah untuk rileks, jangan pikirkan tulisan yang sedang kita kerjakan tersebut

  2. Carilah tempat-tempat rekreasi yang hijau seperti alam pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk dan bisingnya suara kendaraan.

  3. Setelah semua rileks dan masih mencoba untuk menulis namun masih ada kekhawatiran seperti tulisan akan di bully, takut nanti dikritik ahli, tulisannya gak bagus, kita bisa coba dulu dengan free writing (menulis bebas). Tulis apa saja yang ada di benak kita, tumpahkan semua unek-unek di kepala. Biasanya setelah itu pikiran akan fresh kembali.

Share:

21 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 06 - Menulis Buku Mayor dalam 2 Minggu

NARA SUMBER         : Prof. RICHARDUS EKO INDRAJIT

MODERATOR         : AM NURHASANAH, S.Pd

HARI / TANGGAL : RABU / 18 Januari 2023



Pertemuan ke 6 kegiatan belajar menulis PGRI ini dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2023 bertepatan dengan hari Jum’at. Seperti biasa kelas ini dilaksanakan secara online melalui grup WA. Ini bertujuan agar peserta yang tidak bisa menghadiri dapat membuka kembali materi-materi yang diberikan oleh narasumber hanya dengan menscroll WA ke atas kembali.

Kali ini mengusung tema Menulis Buku Mayor dalam 2 Minggu. Narasumber langsung didatangkan dari penerbit Andi Yogyakarta, yaitu Prof. Richardus Eko Indrajit dengan moderator ibu Aam Nurhasanah. Ibu Aam ini pernah berkolaborasi menulis buku dengan pak Prof. Eko (panggilan akrab narasumber)

Materi Menulis Buku Mayor dalam 2 Minggu, diawali dengan perkenalan diri narasumber dan sedikit kisah beliau tentang kepenulisan. Beliau hobby menulis sejak masih Sekolah Dasar. Tulisan pertama beliau diterbitkan pertama kali saat menduduki bangku SMP.

Prof. Eko sampai sekarang sudah menerbitkan buku Mayor lebih kurang sebanyak 121 buku, dan telah menulis 623 artikel baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris. Alasan utamanya menulis adalah ingin berbagi. Membagikan ide, pengalaman, cerita untuk orang lain. Bermula dari naskah beliau diterbitkannya di majalah, akhirnya menulis ini menjadi kecanduan. 

Membuat menulis ini menjadi kecanduan, itulah inti dari semua pertemuan yang telah diadakan selama pelaksanaan kelas daring Belajar Menulis ini. Mulai dari Pertemuan pertama bersama Omjay yang membahas menulislah setiap hari, Bu Kanjeng menjadikan menulis menjadi passion, pak Dail membiasakan menulis di blog. Artinya apabila kita melaksanakan kegiatan tersebut terus - menerus, kegiatan itu akan mendarah daging dalam tubuh kita, sehingga menjadi suatu keharusan yang tidak bisa kita tinggalkan. Ada sesuatu yang kurang dalam diri kita kalau kegiatan itu tidak kita laksanakan. Itulah yang disebut passion.

Dalam maternya Prof Eko tidak menyampaikan panjang lebar tentang penulisan buku mayor yang akan dilaksanakan dalam 2 minggu. Akan tetapi beliau langsung memberi tantangan. Kata beliau, “Bagi guru-guru hebat yang memang serius untuk menulis buku dalam 2 minggu, silahkan mendaftar dan nanti akan dibuatkan grup WA baru, disana akan dibahas cara atau metode yang akan digunakan.” Sepertinya Prof Eko tidak mau hanya sekedar teori saja, dia ingin peserta KBMN28 ini langsung praktik. Karena menurut beliau tidak akan bisa menyusun buku itu hanya dengan teori saja. Insya Allah sebelum lebaran buku tersebut Setelah itu langsung di buka sesi tanya jawab. 

Dalam sesi tanya jawab ada sedikit pesan yang disampaikan berhubungan dengan kita yang ingin menerbitkan buku di penerbit Mayor yaitu “Kalau ingin menuliskan buku yang diterbitkan mayor, anda harus mengikuti KEBUTUHAN PASAR. Jadi kita menulis BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, tapi UNTUK ORANG LAIN.” Selanjutnya beliau mengatakan bahwa tujuan workshop menulis adalah agar guru-guru BISA MENULIS BUKU bukan sekedar TAHU CARANYA NULIS BUKU. Ndak usah MIKIRIN JUDUL, nanti SAYA YANG AKAN PILIHKAN.


Share:

20 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 05 - Blog sebagai Media Pembelajaran

NARA SUMBER         : DAIL MA’RUF, MPd

MODERATOR         : PURBANIASITA KS, S.Pd

HARI / TANGGAL : RABU / 18 Januari 2023



Pada tanggal 18 Januari 2023 tepatnya hari Rabu jam 19.00 Kelas Belajar Menulis Gelombang 28, Pertemuan ke 5 dimulai. Kegiatan ini dibuka langsung oleh protokol cantik Ibu Purbaniasita KS, S.Pd. Kali ini mengusung teman Blog sebagai Media Pembelajaran. Narasumber kali ini adalah ustad Dail Ma’ruf, M.Pd Ketua Yayasan Semesta Alam Madani- Kota Serang, Banten. 


Blog adalah sebuah halaman di situs yang kita bisa menulis bebas terikat. Bebas maksudnya kita bisa menulis apa saja di halaman web yang kita punya, terikat maksudnya terikat aturan hukum yang ada di negara kita, salah satunya tidak menyebar fitnah, tidak mencemarkan nama baik, memfitnah kelompok tertentu, agama tertentu dan lain sebagainya. Sebelum membahas lebih lanjut, kita bisa melihat definisi blog menurut para ahli yang dikutip di 

(https://definisimenurutparaahli.blogspot.com/2017/06/5-definisi-blog-menurut-para-ahli.html)


5 Definisi Blog Menurut Para Ahli

  1. Wikipedia, Pengertian Blog merupakan singkatan dari web log yaitu sebuah situs yang memuat berbagai macam informasi yang dipublikasikan di dalam jaringan World Wide Web, yakni sebuah sistem dokumen hypertext yang saling terkait satu sama lainnya yang dapat diakses dari jaringan internet.

  2. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di internet. 

  3. Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang introspektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.

  4. Computer Glossary of Terms, sebuah blog pada dasarnya merupakan sebuah jurnal yang tersedia di internet. Aktivitas yang dilakukan pada blog disebut dengan aktivitas blogging, sedangkan orang yang melakukan aktivitas blogging disebut dengan seorang blogger.

  5. Anonim, Blog merupakan sebuah tipe dari website yang biasanya memuat konten berupa kronologis yang diurutkan dari kiriman terbaru di bagian halaman paling atas ke kiriman paling lama di bagian halaman paling bawah.


Dari pendapat para pakar tersebut dapat kita ambil suatu kesimpulan bahwa blog merupakan catatan pribadi (diary) yang boleh dilihat oleh orang lain. Dari catatan pribadi ini dikembangkan lagi catatan yang bermanfaat yang disampaikan untuk orang lain. Dan ini memang sangat berguna sekali oleh para pengajar untuk memberikan pelajaran pada murid atau siswanya.

Dewasa ini sudah banyak bermunculan blog-blog yang ditulis untuk berbagai keperluan. Secara garis besar blog ini dikategorikan menjadi beberapa jenis yaitu : 

  1. Blog Pendidikan

Blog ini ditulis oleh pengajar, guru atau dosen. Fungsinya untuk memberikan materi pelajaran pada siswanya. Dengan adanya materi ini siswa bisa belajar dari mana saja asalkan mereka terhubung dengan internet.

  1. Blog Sastra

Biasa juga disebut dengan literary blog (litblog). Pada blog ini hanya membahas sesuatu yang berkaitan dengan dunia sastra

  1. Blog Pribadi

Blog yang dibuat seseorang yang biasanya untuk menulis tentang catatan hariannya. Bisa tentang keluhan, puisi, ungkapan perasaan, atau sekedar posting photo mungkin photo keluarga, perjalanan dan lain sebagainya.

  1. Blog Bertopik  

Blog ini blog yang mengkhususkan tentang sesuatu misalnya khusus kuliner, atau wisata, atau blog pernak-pernik

  1. Blog Kesehatan 

Blog yang khusus membahas tentang kesehatan, obat-obatan. Obat dokter (obat kimia) serta obat herbal (obat dari alam) misal yang dibuat ahli Medis, Hallo dok, dan lain sebagainya.

  1. Blog politik 

Blog ini banyak jelang 2024 dan tujuannya ya mengiklankan dirinya atau jagoannya ke Publik supaya dapat dukungan atau suara

  1. Blog Perjalanan

Blog yang khusus membahas tentang perjalanan misalnya seseorang tersebut melakukan perjalanan liburan, atau kopdar dengan teman-teman.

  1. Blog Riset

Ini blog peneliti, biasanya dimiliki pihak kampus atau lembaga penelitian lainnya. Hasil dari penelitian mereka di tulis di blog. Tujuannya supaya semua orang tau, atau untuk minta pendapat atau masukan dari masyarakat umum atau orang pakar tentang penelitian yang sedang mereka lakukan.

  1. Blog Hukum 

Blog ini dibuat para ahli hukum, Pengacara jaksa dan Hakim atau Polisi. ditujukan untuk sosialisasi aturan hukum atau advokasi

  1. Blog Media artinya Blog berita. 

Memberitakan apa saja yang diliput wartawannya.

  1. Blog Agama

Blog ini berisi masalah religi (agama) dan solusi dari penulis atau tokoh agama, bisa juga buka rubrik tanya jawab

  1. Blog Bisnis

Blog yang digunakan untuk berbisnis. Apapun bisnisnya biasanya di upload secara detail ke blognya, sehingga apabila ada orang yang bertanya tentang produk, mereka hanya tinggal memberikan link saja sehingga tidak perlu lagi panjang lebar untuk menjelaskan.


Sesuai dengan tema materi yaitu blog sebagai media pembelajaran, maka yang akan dibahas lebih banyak mengenai jenis yang pertama yaitu blog pendidikan. Pada blog pendidikan ini memang dianjurkan untuk tenaga pengajar memberikan materi kepada siswanya. 

Dewasa ini dunia remaja memang dilenakan oleh gadget. Dari anak-anak terkadang sudah memiliki gadget. Dan memang sekarang ini dunia mereka dan tidak bisa dihindari. Sebagai seorang pendidik, kita harus bisa mengarahkan mereka, supaya mereka nantinya tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. Karena kita tahu di dunia maya mereka bebas mengakses apa saja. 

Untuk itu salah satu cara adalah dengan menyibukkan mereka untuk selalu membuka konten positif yaitu dengan sedikit dipaksa untuk melek pelajaran. Guru sebagai tenaga pendidik juga dituntut untuk bisa melek IT, dengan membuat blog untuk mata pelajarannya. Disana ditulis tentang materi-materi yang akan diajarkan. Pada blog pun guru bisa membuat penugasan atau pelatihan. 

Banyak konten-konten yang bisa dimasukkan untuk menghiasi blog sehingga blog tampil lebih ciamik dan siswa yang mengunjungi tidak pernah bosan. 

Banyak sekali keuntungan-keuntungan blog di bidang pendidikan diantaranya : 

  1. Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru 

Pada blog guru bisa menyalurkan kreatifitas mereka dalam memberikan materi pelajaran, seperti dengan membuat puisi, dalam bentuk cerpen ataupun dalam bentuk video

  1. Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar

Dengan adanya blog, seorang guru tidak lagi terus menerus menggunakan metode ceramah di depan kelas tetapi bisa sebagai motivator, fasilitator bagi siswanya. Dapat pula meringankan tugas seperti membuat kuis dengan soal objektif atau jawaban pendek, sehingga guru bisa mendapatkan hasilnya saja tanpa perlu memeriksa lagi jawaban siswa tersebut.

  1. Blog dapat meningkatkan minat belajar para siswa 

Transformatika, Volume 12 , Nomer 1, Maret 2016 ISSN 0854-8412 125 menyatakan “ dengan blog, seorang guru dapat memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Kemudian para siswa bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan. 

  1. Blog dapat diakses oleh siapapun di belahan dunia

Dengan blog, guru bisa berbagi materi pelajaran tidak hanya untuk siswanya, tetapi juga setiap orang orang yang membutuhkan pemikirannya.

  1. Blog dapat menjadi media silaturahim

Blog dapat dijadikan sebagai media sosial karena dengan blog antara penulis dengan pembaca bisa saling berinteraksi satu sama lain.


Share:

17 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 04 - Menulis Buku dari Karya Ilmiah

NARA SUMBER         : EKO DARYONO, S.Pd

MODERATOR         : NUR DWI YANTI, S.Pd

HARI / TANGGAL : SENIN / 16 Januari 2023

 


Ini adalah pertemuan ke 4 Belajar Menulis Nusantara PGRI mengangkat tema Menulis Buku dari Karya Ilmiah. Nara sumber kali ini adalah pak Eko Daryono, S.Pd seorang guru berprestasi dari SMP Negeri 3 Mojolaban Sukoharjo, yang juga alumnus KBM PGRI ini angkatan 12. Moderatornya adalah ibu Nur Dwi Yanti, S.Pd yang merupakan alumni KBM Angkatan 24.

Tepat pukul 19.00, kelas belajar menulis angkatan 28 di buka oleh moderator, dengan memberikan sedikit gambaran tentang materi yang akan dibahas oleh narasumber. Dimana umumnya peserta KBM ini adalah sarjana yang sudah membuat skripsi, tesis bahkan disertasi. Kenapa skripsi, tesis dan disertasi tersebut tidak kita jadikan sebuah buku yang bisa bernilai jual..?


Materi tentang menulis buku yang dipaparkan narasumber yang beliau beri judul Menerbitkan buku dari Karya Tulis Ilmiah, diawali dengan paparan bahwa tidak ada adanya standarisasi (standar bakunya) konversi Karya Ilmiah ini menjadi buku. Jadi standarnya fleksibel, jadi beda penulis beda pula standarnya. 

Karya Tulis Ilmiah atau lebih dikenal dengan KTI menurut Peraturan Kepala LIPI Nomor 2, Tahun 2014 adalah tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah. KTI tersebut terbagi menjadi dua yaitu KTI buku dan KTI non buku.

KTI Buku :

Buku Bahan Ajar : diktat, modul, buku ajar, buku referensi

Buku Pengayaan : monografi, buku teks, buku pegangan, buku panduan

Buku kompilasi : bunga rampai, prosiding

KTI Non Buku antara lain :

KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar : tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi

KTI hasil penelitian : PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, jurnal

KTI berupa ulasan atau resensi.


Standarnya struktur penulisan KTI adalah sebagai berikut : 

Dari standart ini akan dikonversikan (dimodifikasi) ke dalam bentuk tulisan buku.


Memodifikasi Judul

Judul KTI umumnya mengandung unsur : variabel penelitian, objek penelitian, dan setting penelitian (baik tempat maupun waktu). Sedangkan judul buku harus punya daya tarik dan daya jual, menarik, unik, mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Sebenarnya ketertarikan judul buku sifatnya subjektif.


Memodifikasi Sistematika dan Gaya Penulisan

Pada KTI yang berupa hasil penelitian yang ditulis sesuai sistematika yang baku harus di modifikasi dengan gaya yang sesuai dengan gaya penulisan buku. Lebih dianjurkan harus diingat pangsa pasar buku tersebut. Kalau untuk remaja sebaiknya dibuat gaya penulisan anak remaja. Dan semua sub bab yang ada di laporan hasil penelitian tersebut dibuat seolah-olah terpisah.



Modifikasi Bab I

Bab I yang terdiri dari Pendahuluan. Judulnya boleh tetap dipertahankan akan tetapi isinya dibuat semenarik mungkin. Hubungkan dengan tema pendahuluan itu dengan tema buku yang akan kita buat. Pendahuluan ini adalah kunci pembuka apakah pembaca ingin meneruskan untuk membaca buku kita atau tidak.

Adapun secara struktur, tidak diperlukan lagi sub bab - sub bab seperti latar belakang, permasalahan, tujuan, manfaat dalam bentuk angka-angka. Fokusnya lebih mengeksplor latar belakang


Modifikasi Bab II

Pada KTI BAB II adalah kajian teori. Pada kajian teori ini terdiri dari beberapa sub bab. Jadikan sub-sub bab tersebut menjadi bagian-bagian dari buku kita. Sedangkan untuk kerangka pemikiran, hasil penelitian dan hipotesis, bisa dihilangkan


Modifikasi Bab III

BAB III pada KTI, terfokus pada metode, teknik pengumpulan data (instrumen) serta analisis data. Ada beberapa alternatif yang dapat diterapkan. Benar-benar menghilangkan bab III, menginclude bab 3 di bab 2 atau menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan. Menghilangkan bab 3 maksudnya keseluruhan isi bab 3 dihilangkan, sebab bunyi bab 3 sebenarnya bisa dicermati dari isi pembahasannya. Menginclude bab 3 di bab 2 maksudnya konsep pokok terpenting dari bab 3 digabung dalam bab 3.



Modifikasi Bab IV

Pada BAB IV pada KTI adalah hasil penelitian. Sejatinya BAB IV ini adalah inti dari isi buku kita, akan tetapi pada buku tidak dibuatkan bahwa itu adalah hasil penelitian, akan tetapi dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tidak tampak sedikitpun kalau yang kita buat itu adalah hasil penelitian. Kita juga bisa memasukkan photo tetapi bukan sebagai konteks utama melainkan sebagai media pendukung saja.


Modifikasi Bab V

BAB terakhir pada penelitian (KTI) adalah penutup. Ini bisa dipertahankan. Seperti biasanya isi dari penutup adalah simpulan, rekomendasi bisa ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian pada Karya Tulis Ilmiah tersebut


Modifikasi Lampiran

Lampiran yang disertakan hanyalah instrumen penelitian atau data matang yang mendukung, bukan data-data mentah.



Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat mengkonversi KTI menjadi buku

  1. Keaslian laporan hasil penelitian. 

Plagiat atau menjiplak punya sangat tidak dibenarkan karena termasuk tindak pidana. Sebaiknya KTI yang akan di konversikan menjadi buku adalah karya penulis sendiri

  1. Hindari kompilasi yang terlalu banyak.

Rubahlah gaya tulisan yang terdapat pada KTI menjadi gaya bahasa buku yang sesuai dengan pangsa pasar buku tersebut.

  1. Pilah dan Pilih data yang dipublikasikan. 

Data matang saja yang disajikan agar buku berbobot dan tidak bombastis

  1. Modifikasi bahasa buku

  2. Hindari pengambilan sumber kutipan berantai

  3. Wajib menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk mendukung keabsahan buku.

  4. Perhatikan kaidah penyusunan buku ber-ISBN khususnya jika akan dinilaikan untuk KP sesuai Buku 4 PKB

Share:

16 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 03 - Gali Potensi Ukir Prestasi

NARA SUMBER         : AAM NURHASANAH, S.Pd

MODERATOR         : AROFIAH AFIFI, S.Pd

HARI / TANGGAL : JUM’AT / 13 Januari 2023




Pertemuan ketiga belajar menulis PGRI ini mengusung tema Gali Potensi Ukir Prestasi yang akan disampaikan oleh moderator bu Aam Nurhasanah, S.Pd dengan moderatornya Arofiah Afifi, S.Pd. 

Profil Narasumber : 

Aam Nurhasanah, S.Pd. Lahir di Cipanas, tanggal 12 Agustus 1988. Menempuh masa pendidikan mulai dari  SD  Negeri Bintangresmi 02, SMP Negeri 1 Cipanas, SMA Negeri 1 Cipanas, Kuliah S1 di STKIP SETIA BUDHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini, mengabdi sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kab. Lebak, Provinsi Banten. Penulis memulai karir sebagai blogger penulis pemula, melangkah menjadi moderator, narasumber, kurator, sekarang sedang belajar menjadi editor dari naskah peserta kelas belajar menulis Omjay dan naskah teman-teman guru lainnya.

Nara sumber yang sekarang ini sebagai tim solid OmJay juga merupakan peserta KMB ini dan telah melahirkan 56 buku baik itu solo maupun antologi. Untuk lebih jelasnya tentang beliau dapat dilihat pada profil yang ditulis di blog pribadinya. 

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2021/01/intip-profilku-yuks.html


Resume : Gali Potensi Ukir Prestasi


Menggali potensi disini dimaksudkan adalah potensi yang ada pada diri kita. Apa yang kita punya, apa yang kita mampu, kita coba untuk memunculkannya ke permukaan. Mungkin selama ini kita punya bakat terpendam, karena sesuatu hal dan lain hal, seperti tidak pd alias percaya diri, tidak punya modal untuk memulai, takut salah, takut gagal dan lain sebagainya. Sekarang kita coba untuk menggalinya.

Sesuai dengan kelas yang kita buka sekarang ini mengenai menulis, Kita pasti punya bakat untuk menulis, akan tetapi masih banyak diantara kita yang tidak juga bisa menulis. Bakat ada, keinginan ada, setelah di coba, mentok lagi. Ditulis satu paragraf, sudah tidak tau lagi mau menulis apa..

Salah satu cara untuk memulai sesuatu itu adalah dengan melakukan hal yang termudah. Sekarang kita ambil contoh dengan menulis. Mari kita coba memulai dengan menulis yang paling mudah, yang sangat kita kuasai. Contohnya coba anda tulis kegiatan yang anda lakukan kemarin dari bangun tidur sampai tidur lagi. Sangat simple, kan? Akan tetapi ini tidak akan pernah bisa anda lakukan kalau tidak di cobakan.

Coba lakukan berulang-ulang. Atau bisa anda tulis apa yang pernah menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Tulis terus, jangan ada satu hari tersebut kosong tanpa menulis. Memang menulis ini ada saatnya kita WB alias Writer Block yaitu dimana kita buntu, mentok dan tak tahu lagi apa yang mau ditulis. Namun untuk pertama ini, lakukan hal-hal yang menyenangkan.

Berikutnya lakukan dengan rutin. Membuat sesuatu menjadi rutin akan menjadikan sesuatu tersebut menjadi kebiasaan. Kalau sudah menjadi kebiasaan, kita akan merasa ada kekurangan bila kebiasaan tersebut tidak dilakukan.

Narasumber mencontohkan bahwa dirinya juga mengalami kendala-kendala, Namun karena semangat dan kegigihan beliau akhirnya bisa berhasil. Sekarang sudah menerbitkan 56 buku baik itu buku solo maupun buku antologi.

Intinya menggali potensi diri itu, mulai dari hal-hal yang mudah. Satu Hal yang harus dilawan adalah malas dan kritikan. Lawanlah rasa malas itu dengan menjadikan sesuatu itu menjadi kebiasaan, yang kedua jadikan kritikan dari orang-orang sebagai cambuk untuk menjadikan semangat dalam menulis. Jangan sempat kritikan membuat kita patah semangat.

Terakhir untuk untuk menjadikan menulis sebagai suatu kebiasaan, banyaklah membaca. Karena itu akan menjadi amunisi untuk tulisan anda. Semakin banyak membaca, akan semakin banyak bahan yang akan dijadikan untuk tulisan.

Ada satu kata-kata yang ditulis oleh Stephen King "Jika Anda ingin jadi seorang penulis, Anda harus melakukan dua hal di atas segalanya: banyak membaca dan banyak menulis,"

Pelatihan di akhiri dengan sesi tanya jawab. Karena antusiasnya peserta, banyak masuk pertanyaan kepada narasumber. Karena keterbatasan waktu, tidak semua pertanyaan bisa dijawab, dan narasumber berjanji akan menjawabnya di blog pribadinya. Sekitar jam 21.30 Pelatihan ditutup oleh moderator.


Share:

11 Januari 2023

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 02 - Menjadikan Menulis sebagai Passion

NARA SUMBER : Dra. SRI SUGIASTUTI, M.Pd

MODERATOR : WIDYA SETIANINGSIH, S.Ag

HARI / TANGGAL : RABU / 11 Januari 2023



Pertemuan kedua pelatihan Kegiatan Belajar Menulis ini akan mengangkat tema Menjadikan Menulis sebagai Passion. Sebagai narasumber adalah Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang lebih akrab dipanggil Bunda Kanjeng. Beliau juga diberi gelar oleh para peserta KMB sebelumnya sebagai Ratu Antologi, karena beliau sudah banyak membantu penulis-penulis pemula untuk menerbitkan buku yang ditulis bareng-bareng (buku Antologi). Pemandu untuk materi ke dua ini adalah Widya Setianingsih, S.Ag

Menulis sebagai passion, sebelum lebih lanjut kita berbicara, marilah kita memahami terlebih dahulu pengertian passion.


1. Menurut KBBI

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dituliskan bahwa passion adalah kegemaran, gairah, keinginan yang besar, semangat, emosi, dan kecemasan.


2. Menurut Wikipedia

Passion adalah sebuah perasaan antusiasme yang sangat kuat pada seseorang untuk melakukan ataupun mengerjakan sesuatu.


Jadi bisa disimpulkan bahwa passion keinginan yang kuat yang terdapat di dalam diri seseorang sehingga menimbulkan keinginan untuk melakukan sesuatu. Keinginan tersebut akan memberikan motivasi kuat pada seseorang untuk melakukan ataupun mengerjakan sesuatu. Apabila keinginan yang sudah begitu kuat dalam diri, biasanya rintangan apapun yang akan menghalangi sudah tidak menjadi hambatan yang berarti. Dengan kata lain passion adalah keinginan untuk selalu bersemangat dan tidak pernah merasa bosan dalam mengerjakan sesuatu.


Menjadikan sesuatu itu sebagai passion, sama dengan menjadikan hal tersebut dengan hobby yang sangat disukai. Orang yang mempunyai hobby terhadap sesuatu, dia akan sangat senang menunggu. Misal ada anak yang hobby bola kaki. Latihan setiap hari Senin dan Kamis sore. Dua kali dalam seminggu. Anak tersebut akan sangat senang menunggu kapan jadwal latihan. Terkadang apabila hari yang ditunggu sudah tiba, gimana cara untuk supaya hari tersebut cepat sore, sehingga dia bisa latihan. Kalau ada orang cerita bola, dia sangat semangat dan antusias untuk mendengarkannya.


Sama halnya dengan menulis ini. Mari kita jadikan menulis ini sebagai hobby. Salah satu caranya adalah dengan apa yang ajarkan Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd atau OmJay pada pertemuan perdana hari Senin kemarin yaitu, menulislah setiap hari. Mulai saja dari yang mudah-mudah seperti menulis apa yang anda kuasai atau menulis dari apa yang anda baca hari itu atau menulis dari apa yang anda lakukan pada hari tersebut. Lakukan setiap hari sehingga suatu saat akan mendarah daging dalam tubuh kita sehingga ada terasa yang kurang pada saat kita belum menulis.


Sama halnya bagi kita kaum muslimin. Apabila sholat yang wajib tersebut dijadikan suatu passion, kebiasaan atau hobby, akan merasa ada sesuatu yang kurang dalam hidup kita apabila kita belum melakukan sholat. Kita akan selalu menunggu-nunggu waktu sholat, karena dalam sholat kita akan bercerita dengan sang khalik. Namun apabila sholat menjadi suatu beban dalam hidup kita, sudah pasti setiap ada panggilan azan, pasti bathin bakan berkata, rasanya baru sebentar ini azan, kok sekarang sudah azan lagi ya..?


Mulai dari sekarang, niatkan dari dalam diri untuk memulai menulis. Jangan tunggu lagi. Apapun bisa menjadi tulisan. Anda yang hobby jepret sana jepret sini dengan kamera handphone, bukalah kembali galery anda tersebut. Dengan hasil jepretan itupun akan bisa menjadi tulisan. Misalnya ada photo pemandangan. Cobalah dengan kata-kata sendiri untuk mendeskripsikan pemandangan yang telah anda jepret tersebut. Mungkin awalnya agak susah, namun seiring berjalannya waktu, anda akan bisa dengan gampang menceritakan photo tersebut.


Mulailah dari sekarang, Menulis, Menulis dan teruslah Menulis…!


Share:

RESUME KBMN PGRI Gel-28 Pertemuan 01 - Menulislah Setiap Hari

 NARA SUMBER : Dr. WIJAYA KUSUMA, M.Pd

MODERATOR : DAIL MA’RUF, M.Pd

HARI / TANGGAL : SENIN / 09 Januari 2023


Hari ini Senin tanggal 09 Januari 2023, merupakan hari pertama Pelatihan Kegiatan Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang ke 28. Pelatihan Menulis ini adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh tim PGRI untuk membina guru-guru dalam belajar menulis sampai menerbitkan buku. Karena pada umumnya guru sangat kesulitan dalam menulis. Apalagi sekarang ini sudah ada peraturan bahwa guru-guru yang akan naik pangkat harus menulis.

Pelatihan hari pertama ini diisi oleh Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd yang lebih akrab di panggil dengan panggilan OmJay dengan tema “Menulislah setiap hari” Narasumber ini merupakan founder KBM (Kegiatan Belajar Menulis) ini. Penyemangat bagi para peserta KBM. Beliau sudah banyak melakukan asam garamnya dalam dunia kepenulisan sampai sudah dipanggil ke istana presiden karena menulis.

Tepat pada jam 19.00 Waktu Indonesia bagian Barat, acara pelatihan ini dibuka oleh moderator,, Bpk. Dail Ma’ruf yang merupakan tim solid OmJay. Pelatihan dilaksanakan secara daring dengan menggunakan grup Whatsapp. Tujuannya adalah supaya bagi rekan-rekan yang tidak bisa hadir secara tepat waktu, mereka bisa membaca kembali materi-materi yang diberikan oleh narasumber. Lagi pula kalau dengan Video Call, tidak seluruh peserta yang jaringan internetnya bagus. Sebab peserta pelatihan ini adalah dari Sabang sampai Merauke, bahkan ada orang Indonesia yang berada di luar negeri.

Untuk melihat CV OmJay dapat dilihat pada link di bawah ini..:

Klik https://wijayalabs.com/about 

Klik https://YouTube.com/wijayalabs 

Bisa juga dibuka di https://wijayalabs.wordpress.com 

Atau di https://wijayalabs.blogspot.com 


Untuk materi malam ini kata OmJay bisa dibaca di blog,

http://wijayalabs.blogspot.com/2023/01/menulislah-setiap-hari-dan-buktikan-apa.html 

https://www.kompasiana.com/wijayalabs/63bae6b643a84b1ed7292bd2/buatlah-buku-sebelum-mati 


Dalam paparannya OmJay mengatakan Rahasia bisa menulis setiap hari adalah membaca tulisan orang lain. Karena antara tulis-menulis tidak akan bisa terlepas dari baca-membaca. Bahan yang akan dibuat untuk kegiatan tulisan itu lebih banyak dari bacaan, meskipun ada dari sumber lain seperti dari wawancara atau rekaman dari narasumber.

Bila anda rabun membaca, maka anda akan lumpuh. Salah satu tulisan yang tulis OmJay dalam bukunya. Ini bisa diartikan bahwa kita tidak akan bisa membuat tulisan kalau tidak ada sumber bacaannya. Intinya harus membaca setiap hari. Memang kita selalu membaca setiap hari, membaca WA, Fb (medsos), akan tetapi bukan itu yang dimaksudkan. Kalau yang dianjurkan itu selain medsos. Misalnya membaca buku, membaca blog seseorang, membaca koran, majalah dan lain sebagainya.

Cara yang paling gampang untuk memulai belajar menulis adalah tuliskan apa yang anda baca. Menulislah setiap hari dari apa yang anda baca setiap hari tersebut. Lakukan terus menerus sehingga hal tersebut menjadi kebiasaan, hobby. Anda suatu saat akan merasakan sesuatu yang hilang bila tidak tidak membaca, anda juga akan merasakan ada sesuatu yang kurang bila tidak menulis. Dari hari ke hari, tulisan akan semakin baik karena setiap hari itu anda baca dan untuk berikutnya akan kita perbaiki.

Selain itu kritikan dan saran dari pembaca, jangan sampai membuat Anda patah semangat. Jadikan hal tersebut menjadi motivasi, penyemangat untuk terus belajar dan belajar. Mulailah menulis, menulis dan terus menulis.

Selain cara diatas yang dapat dilakukan menurut OmJay adalah mulailah menulis dari apa yang anda kuasai. Sebagai contoh anda sering membuat kursi dengan kayu, tuliskanlah apa yang anda lakukan untuk membuat kursi tersebut, mulai dari pemilihan kayu, membuat pola, cara memotong yang baik dan benar, teknik penyambungan, teknik pengecatan sampai finishingnya.


Beberapa tips menulis setiap hari dari Om Jay dari segi konten:

  • Menulislah setiap hari bagaimanapun keadaan kita, menjaga konsistensi.
  • Menulislah dari hati, pembaca akan merasakan ikatan emosional dari tulisan seseorang.
  • Tidak perlu memikirkan keuntungan materi apa yang akan didapat.
  • Menulislah dari yang bisa, tidak perlu mengarang hal-hal di luar jangkauan.
  • Sesuatu yang tidak berarti bagi kita mungkin sangat berarti bagi orang lain.
  • Banyak membaca baik dari buku atau artikel untuk memperkaya wawasan.
  • Banyak berkunjung dan memberi komentar blog-blog penulis baik terkenal maupun pemula


Kelemahan penulis pemula adalah malas baca sehingga tulisannya terasa garing

Penutup akhir dari materi Omjay adalah menulislah setiap hari. tulis apa yang kita sukai dan kuasai di blog. Itu aja sih


Pertemuan pertama ini diakhiri dengan tanya jawab dengan peserta. Tanya jawab juga dilakukan dengan Whatsapp. Karena antusiasnya para peserta, banyak pertanyaan yang masuk untuk narasumber. Ada 29 pertanyaan yang semuanya dijawab oleh omJay. Pelatihan ini ditutup oleh moderator sekitar jam 21.30.


Share:

Mengenai Saya

Foto saya
Kab. Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia
Salah seorang staf pengajar di sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Guguk pada jurusan Otomotif dan Teknologi Informatika

Daftar Blog Rekan-rekan